Deretan Statistik Menarik dari Kesuksesan Real Madrid Memenangkan La Liga

Posted on

Scuad Real Madrid sedang bersuka cita. Karena pada Jumat (17/7/2020) pagi hari barusan, club berjulukan Los Merengues itu dipastikan untuk juara resmi La Liga musim 2019/20.

Mereka dikukuhkan untuk juara selesai meraih kemenangan atas Villarreal dalam laga pekan ke-37. Karena penambahan tiga point, Real Madrid tidak tersusul lagi oleh si lawan bebuyutan, Barcelona, yang tempati rangking kedua.

Di hari yang sama, Barcelona memainkan laga pekan ke-37 dengan Osasuna untuk rivalnya. Yang mengagetkan, pasukan Quique Setien itu malah menerima kekalahan dengan score 1-2 walau musuhnya bermain dengan 10 orang.

Barcelona menanggung derita, sesaat Real Madrid bersuka cita. Ada beberapa statistik yang lahir dari keberhasilan Real Madrid memenangkan La Liga musim ini. Info dari Opta, disalin dari Sportskeeda

Torehan Bagus Zinedine Zidane

 

 

Zidane mengawali karier karieronalnya untuk pelatih semenjak tahun 2016, serta langsung terhimpun dengan Real Madrid. Sesudah pernah tinggalkan Santiago Bernabeu di tahun 2018, dia kembali lagi beberapa waktu sesudahnya.

Pada musim pertamanya, dengan dengan modal pengalaman melatih yang minim, Zidane langsung persembahkan piala pada Real Madrid. Serta tertera, pria asal Prancis itu sudah memberi sumbangan 11 gelar untuk pelatih.

Sekarang ini, status penyumbang gelar paling banyak untuk Real Madrid masih digenggam Miguel Munoz. Zidane cuma kurang tiga piala lagi untuk menyamakan perolehan pelatih legendaris itu.

Zidane menyamakan torehan Fabio Capello (1996/97) serta 2006/07) dan Luis Molowny (1977/78, 1978/79, serta 1985/86) untuk pelatih yang memberi gelar La Liga pada Real Madrid dalam periode yang lain.

Supremasi di Clasico serta Derbi

Torehan gelar La Liga Real Madrid makin manis dengan hasil mereka terima waktu berjumpa dengan si lawan, Barcelona. Tanding ini diketahui dengan panggilan El Clasico.

Madrid sukses hindari kekalahan dalam dua laga kontra Barcelona di La Liga musim ini. Kali pertamanya berlangsung semenjak musim 1974/75 saat ditukangi Milan Mijanic.

Mereka terlepas dari kekalahan dalam dua tatap muka dengan lawan sekotanya, Atletico Madrid, dengan perolehan dua clean sheet. Dengan begitu, ini ialah kali pertama Real Madrid memenangkan liga tanpa ada memetik kekalahan di laga El Clasico atau El Derbi.

Kemampuan Pertahanan

Kemampuan di baris pertahanan jadi salah satunya rahasia keberhasilan Real Madrid. Mereka mencatat torehan jumlah kecolongan sedikitnya pada sebuah musim La Liga – menaklukkan rekor 26 kali kecolongan pada 1987/88.

Real Madrid cuma memerlukan satu clean sheet lagi untuk menggenapkan catatannya menajdi 20 clean sheet pada sebuah musim La Liga. Mereka belum pernah meraih torehan ini awalnya.

Courtois berkesempatan untuk pecahkan rekor clean sheet Real Madrid pada sebuah musim liga yang saat ini digenggam oleh Francisco Buyo (18 clean sheet, 1977/78). Rekor dapat dipecahkan bila Real Madrid mencatat clean sheet waktu berjumpa Leganes pada Senin (20/7/2020) kelak.

Gol dari Mana Saja

Selain torehan kecolongan yang bagus, Real Madrid dapat juga jadi juara sebab ketrampilan pemainnya dalam soal cetak gol. Sebagian besar pemain pernah membubuhkan namanya di papan score musim ini.

Madrid memakai 26 pemain pada musim ini, 21 salah satunya sukses cetak gol – torehan paling banyak yang pernah dibukukan satu team pada sebuah musim La Liga di era ke-21 ini.

Sergio Ramos sudah cetak 10 gol – enam dari titik putih. Bila dapat cetak gol lagi, karena itu Ramos bisa menjadi bek dengan jumlah gol paling banyak pada sebuah musim semenjak masa milenium.

Torehan bagus yang lain sukses dikantongi Karim Benzema. Ini ialah pertama kali striker asal Prancis itu mengantongi 20 gol dalam dua musim beruntun di selama karier karieronalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *